Home Politik Mengenal Zohran Mamdani, wali kota Muslim pertama di kota New York

Mengenal Zohran Mamdani, wali kota Muslim pertama di kota New York

121
0
WASHINGTON: Zohran Mamdani, 34, memenangkan pemilihan wali kota New York pada Selasa (4/11), menandai lonjakan karier luar biasa dari seorang legislator negara bagian yang sebelumnya kurang dikenal menjadi salah satu tokoh Partai Demokrat paling menonjol di Amerika Serikat.
Mamdani akan menjadi Muslim pertama yang memimpin salah satu kota terbesar di AS itu. Ia mengalahkan mantan Gubernur Andrew Cuomo, 67, yang maju sebagai calon independen setelah kalah dari Mamdani dalam pemilihan pendahuluan Demokrat.
Lahir di Uganda dari keluarga keturunan India, Mamdani telah tinggal di AS sejak berusia tujuh tahun. Ia resmi menjadi warga negara AS pada 2018.
Dikutip dari AFP, Mamdani adalah putra dari sutradara ternama Mira Nair (Monsoon Wedding, Mississippi Masala) dan akademisi terkemuka asal Uganda, Mahmood Mamdani, yang dikenal luas sebagai pakar Afrika. Latar belakang keluarganya membuat sebagian pengkritik menyebutnya sebagai “nepo baby”.
Mengikuti jejak banyak anak muda dari keluarga liberal elite, Mamdani bersekolah di Bronx High School of Science, lalu melanjutkan pendidikan ke Bowdoin College di Maine, yang dikenal sebagai pusat pemikiran progresif di kalangan universitas liberal Amerika.
Pada 2015, dia sempat mencoba peruntungan di dunia musik dengan menjadi penyanyi rap dengan nama Young Cardamom, terinspirasi oleh grup hip-hop Das Racist yang beranggotakan dua musisi keturunan India dan dikenal kerap menyuarakan budaya Asia Selatan.
Upayanya menembus dunia musik profesional tidak bertahan lama. Ia kemudian menyebut dirinya sebagai “seniman kelas dua” yang akhirnya beralih ke dunia politik.
Ketertarikan Mamdani pada dunia politik bermula ketika ia mengetahui rapper Himanshu Suri, yang dikenal dengan nama panggung Heems, mendukung salah satu kandidat dewan kota. Ia kemudian bergabung dengan kampanye itu sebagai aktivis muda.
Setelahnya, Mamdani bekerja sebagai konselor pencegahan penyitaan rumah, membantu warga berpenghasilan rendah di New York agar tidak kehilangan rumah mereka.
Pada 2018, ia terpilih sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York dari wilayah Queens, kawasan dengan penduduk mayoritas kelas pekerja dan imigran dari berbagai negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here